Amanah Zakat Resmi Luncurkan Kampung Zakat Parahyangan: Perkuat Ekonomi Umat Melalui Ekosistem Santripreneur
Penulis: Amir Fiqih
TASIKMALAYA, 26 April 2026 – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Amanah Zakat secara resmi meluncurkan program unggulan "Kampung Zakat Parahyangan" pada Ahad (26/4). Bertempat di Pesantren Cintawana, Tasikmalaya, inisiatif ini menandai babak baru dalam pengelolaan zakat produktif yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren atau santripreneur.
Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara LAZ Amanah Zakat dan Pesantren Cintawana untuk implementasi program socialpreneur berbasis pesantren. Sinergi ini mencakup berbagai lini distribusi program, di antaranya:
Green Pertanian Pesantren: Optimalisasi lahan produktif pesantren untuk ketahanan pangan.
Beasiswa Santri Parahyangan: Dukungan pendidikan bagi santri berprestasi dan kurang mampu.
Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif: Pengembangan skill wirausaha bagi para santri agar mandiri pasca-pendidikan.
Membangun Kemandirian di Tanah Parahyangan
Ahmad Afif, Direktur Amanah Zakat, dalam sambutannya menekankan bahwa wilayah Kabupaten dan Kota di area Parahyangan memiliki potensi filantropi yang sangat besar.
"Daerah Parahyangan adalah lumbung potensi yang luar biasa. Melalui Kampung Zakat Parahyangan, kami ingin menggarap potensi tersebut secara sistematis agar manfaat zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi menjadi mesin penggerak ekonomi umat melalui pola socialpreneur," ujar Ahmad Afif.
Senada dengan hal tersebut, Tokoh Ulama Nasional, KH. M. Cholil Nafis, yang turut hadir memberikan dukungannya, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara ulama dan praktisi zakat.
"Ulama tugasnya menghimbau dan memberikan dukungan kepada para amil zakat—baik Baznas, LAZ, maupun stakeholder terkait—agar mereka dapat menjalankan tugasnya secara efektif, transparan, dan tepat sasaran," pungkasnya.
Refleksi Sejarah di Tengah Krisis Global
Langkah strategis ini bukan sekadar program seremonial. Amanah Zakat memandang bahwa pemberdayaan ekonomi umat adalah amanah sejarah. Pasca-wafatnya Rasulullah SAW, perjuangan Khulafaur Rasyidin fokus pada dua pilar utama: menegakkan akidah dan memperkuat kedaulatan ekonomi umat Islam.
Di tengah ketidakpastian krisis global saat ini, gerakan filantropi Islam seperti Kampung Zakat Parahyangan diharapkan menjadi solusi nyata dalam menekan angka kemiskinan dan menciptakan keadilan sosial bagi masyarakat luas.
Tentang LAZ Amanah Zakat:
LAZ Amanah Zakat adalah lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah yang berdedikasi pada program pemberdayaan produktif, pendidikan, dan kemanusiaan. Dengan visi menciptakan kemandirian umat, Amanah Zakat terus berinovasi dalam mengelola dana umat secara profesional dan amanah.